Indonesia tidak sendirian dalam upaya meningkatkan peluang kepemimpinan dan keterlibatan hakim perempuan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan. Australia juga memiliki tujuan dan tantangan serupa.

Yang Mulia Debra Mortimer, hakim agung perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua di Pengadilan Federal Australia, menyampaikan dalam sesi webinar bersama Mahkamah Agung Republik Indonesia pada 29 September 2025 bahwa meskipun hakim perempuan merupakan mayoritas di banyak pengadilan di tingkat negara bagian Australia, representasi mereka menurun di pengadilan yang lebih tinggi. Di Pengadilan Federal Australia,
hakim perempuan mewakili sekitar 34% (atau 21 dari 61 hakim). Sementara di High Court, lembaga hukum tertinggi di Australia terdapat tiga hakim perempuan dari total tujuh hakim di November 2025.